Viral Wanita Ini Labrak Selingkuhan Ayahnya, Ngamuk karena Ibunya Lagi Sakit Kanker Stadium 4 (Foto: Instagram)
JAKARTA – Video seorang wanita melabrak selingkuhan ayahnya viral di media sosial. Dalam video tersebut, dia mendatangi selingkuhan ayahnya dan meminta penjelasan.
“Mama Rika mana? Oh, ini pelakor yang godain bapak saya. Ini mukanya,” kata perempuan tersebut, dikutip dari Instagram @gosiptetanggaid.
Dia merasa kesal lantaran ibunya menjadi korban perselingkuhan di saat berjuang melawan kanker stadium empat. Dia bahkan menyebut usia hidup sang ibu tinggal satu tahun lagi.
“Sudah tahu ya emak saya tinggal setahun lagi umurnya, ya? Mau siap-siap jadi emak tiri ya? Lu tahu bapak gue duitnya banyak, lu mau sama aki-aki gitu kalau duitnya enggak banyak,” ucapnya.
Tak sekadar menuduh, perempuan ini mengaku memiliki bukti perselingkuhan ayahnya. Dia juga menduga bahwa selingkuhan ayahnya hanya mengincar harta saja.
“Emak saya kanker stadium empat. Lu punya anak perempuan, enggak mikir bakal kena karma? Gue tahu apa yang lu pengen, itu cincin juga dari bapak gue. Ilang berjuta-juta duit panen,” tegasnya.
Video melabrak pelakor ini pun menuai banyak reaksi warganet. Banyak yang mendukung wanita tersebut karena berani membela ibunya yang sedang sakit.
“Jangan pernah bilang sabar sama orang yang lagi punya rasa sakit,” tulis Nov***********.
“Ikut sakit hati aku, pasti bapaknya di rumah juga habis sama anaknya,” tulis Erd***********.
“Pengen ikut ngegebukin,” tambah akun Moo***********.
Peristiwa kebakaran terjadi di Kantor Pemerintah Kota Jakarta Selatan.
Kejadian ini langsung menjadi perhatian warga.
Api terlihat membakar salah satu bagian gedung.
Asap hitam membumbung tinggi ke udara.
Banyak pegawai dan warga sekitar panik.
Kebakaran ini terjadi pada jam kerja.
Aktivitas kantor langsung dihentikan.
Semua orang diminta keluar gedung.
Petugas keamanan bergerak cepat.
Mereka memastikan tidak ada yang terjebak.
Kronologi Kejadian Kebakaran
Menurut informasi awal, api pertama kali terlihat dari salah satu ruangan.
Ruangan tersebut berada di bagian gedung utama.
Api cepat membesar.
Material kantor mudah terbakar.
Hal ini membuat api sulit dikendalikan.
Beberapa pegawai melihat asap lebih dulu.
Mereka langsung melapor ke petugas.
Alarm kebakaran kemudian berbunyi.
Pegawai segera keluar gedung dengan tertib.
Tidak ada dorong-dorongan.
Proses evakuasi berjalan lancar.
Dalam waktu singkat, pemadam kebakaran tiba.
Mobil pemadam datang lebih dari satu unit.
Petugas langsung menyemprotkan air.
Api akhirnya bisa dikendalikan.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih diselidiki.
Petugas belum memberikan kesimpulan resmi.
Namun, dugaan awal mengarah ke masalah listrik.
Korsleting sering menjadi penyebab kebakaran gedung.
Tim terkait akan memeriksa lokasi kejadian.
Mereka mengecek instalasi listrik.
Mereka juga memeriksa sisa material terbakar.
Hasil penyelidikan akan diumumkan kemudian.
Dampak Kebakaran bagi Pelayanan Publik
Kebakaran ini berdampak pada pelayanan masyarakat.
Beberapa layanan dihentikan sementara.
Warga diminta menunda pengurusan administrasi.
Hal ini dilakukan demi keselamatan bersama.
Namun, pihak Pemkot memastikan layanan penting tetap berjalan.
Sebagian layanan dialihkan ke lokasi lain.
Pelayanan online tetap bisa diakses.
Warga diimbau tetap tenang.
Tidak Ada Korban Jiwa
Kabar baik datang dari peristiwa ini.
Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran.
Semua pegawai berhasil dievakuasi.
Tidak ada laporan luka berat.
Beberapa orang sempat mengalami sesak napas.
Hal ini akibat menghirup asap.
Mereka langsung mendapat pertolongan.
Kondisi mereka kini sudah membaik.
Langkah Penanganan Pasca Kebakaran
Setelah api padam, petugas melakukan pendinginan.
Langkah ini penting agar api tidak muncul kembali.
Area gedung dipasangi garis pembatas.
Warga tidak boleh mendekat.
Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga melakukan evaluasi.
Keamanan gedung akan ditingkatkan.
Sistem kelistrikan akan diperiksa ulang.
Alat pemadam api akan ditambah.
Imbauan untuk Masyarakat
Pihak Pemkot mengimbau masyarakat tetap tenang.
Warga diminta mengikuti informasi resmi.
Jangan percaya kabar yang tidak jelas.
Informasi akan disampaikan secara bertahap.
Masyarakat juga diingatkan tentang pentingnya keselamatan.
Kebakaran bisa terjadi kapan saja.
Pencegahan sangat penting.
Perawatan listrik harus rutin dilakukan.
Kondisi Gedung Saat Ini
Saat ini, kondisi gedung masih dalam pemeriksaan.
Beberapa bagian mengalami kerusakan.
Namun, struktur utama dinilai masih aman.
Petugas ahli sedang melakukan penilaian.
Jika gedung dinyatakan aman, aktivitas akan kembali normal.
Namun jika tidak, kantor akan dipindahkan sementara.
Keputusan akan diambil secepatnya.
Kesimpulan
Kebakaran Kantor Pemkot Jakarta Selatan menjadi pelajaran penting.
Keselamatan harus selalu diutamakan.
Respons cepat petugas patut diapresiasi.
Tidak adanya korban jiwa adalah hal yang paling penting.
Pemerintah berjanji meningkatkan keamanan gedung.
Masyarakat diharapkan tetap waspada.
Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali.
Tragis! Sebuah bus penumpang yang melaju dari Jakarta menuju Yogyakarta kecelakaan dan menabrak pembatas jalan di Semarang, Jawa Tengah. Setidaknya 16 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka, dengan beberapa dalam kondisi kritis. Tim penyelamat terus melakukan evakuasi dan investigasi kondisi sopir termasuk tes untuk zat terlarang.
Kronologi Singkat Kecelakaan Lokasi dan Waktu: Insiden terjadi dini hari di simpang susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Senin, 22 Desember 2025 sekitar pukul 00.30 WIB.
Bus yang Terlibat: Kecelakaan melibatkan sebuah bus antarkota PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang melaju dari Jatiasih (Jakarta) menuju Yogyakarta.
Penyebab Awal: Bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali saat memasuki jalan tikungan di exit tol, sehingga menabrak pembatas jalan dan terguling.
Korban & Dampak Korban Jiwa: Setidaknya 16 orang tewas akibat kecelakaan ini, termasuk yang meninggal di lokasi maupun selama perawatan rumah sakit.
Korban Luka-luka: Sekitar 18–19 penumpang luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis dan serius.
Penanganan: Tim SAR, polisi, dan ambulans dikerahkan untuk evakuasi korban. Korban luka dirawat di beberapa rumah sakit di Semarang seperti Dr. Kariadi dan Columbia Asia.
Penyelidikan & Tanggapan Sopir Diperiksa: Polisi sedang memeriksa sopir bus (pengemudi cadangan) yang luka dan mampu berkomunikasi untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk tes untuk narkoba atau zat terlarang.
Kemenhub & Kelaikan Jalan: Kementerian Perhubungan menyatakan kecelakaan terjadi pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ada juga laporan bahwa bus tersebut dikategorikan tidak layak jalan, yang menjadi bagian dari penyelidikan lebih lanjut.
Fakta Tambahan Jumlah Penumpang: Bus mengangkut ** sekitar 33–34 penumpang** saat kejadian. 📍 Jenis Kecelakaan: kecelakaan tunggal (tidak melibatkan kendaraan lain).
Kesimpulan: Kecelakaan bus di Tol Krapyak, Semarang ini merupakan salah satu tragedi lalu lintas paling mematikan di akhir tahun 2025 dengan puluhan korban jiwa dan luka. Pihak berwenang terus menyelidiki penyebabnya, termasuk dugaan kecepatan tinggi dan kelaikan bus, untuk mencegah kejadian serupa.
Jakarta – Rekaman video dengan teriakan meminta tolong dari dalam mobil boks yang terparkir di exit Tol Sebapo, Muaro Jambi, Jambi, viral. Video itu dianarasikan bahwa ada dugaan perdagangan orang.
Selasa (16/12/2025), terlihat perekam video menampilkan mobil boks yang terparkir dan menyebut ada teriakan seseorang dari dalam mobil. Tak lama, terdengar suara seseorang menggedor dari dalam mobil boks tersebut.
“Ada orang dalam mobil boks ini minta keluar, jerit-jerit minta keluar. Ini lagi di pinggir jalan tol,” kata perekam video.
Kapolsek Mestong Iptu Hengky Lesmana membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia membantah bahwa ada perdagangan orang.
Dia mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu (13/12/2025) di exit Tol Sebapo. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.
“Kejadiannya, Sabtu 13 Desember, jam 04.00 WIB. Diviralkan, 14 Desember, pukul 24.00 WIB,” kata Hengky.
Dia menuturkan peristiwa itu merupakan percekcokan antara sopir dan kernet. Hengky menyebut dari cekcok itu, kernet memang sempat mengunci sopir di dalam boks mobil, sehingga meminta pertolongan.
“Intinya viral di TikTok bukan indikasi perdagangan manusia tapi hanya cekcok perselisihan antara sopir dan kernet mobil termor alias mobil buah,” kata Hengky.
Usai kejadian itu, kernet telah bersedia membukakan pintu boks. Keduanya lalu jalan berpisah. Dia tak menjelaskan apa permasalahan antara sopir dan kernet mobil boks tersebut.
“Untuk sopir telah dibukakan pintu oleh kernetnya, lalu sopir dan kernet tersebut memisahkan diri dengan jalannya masing-masing demikian,” jelas Hengky.
JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menyalurkan pasokan BBM ke jaringan SPBU swasta seperti BP-AKR, Vivo, dan Shell. Total BBM yang dikirim mencapai 430 ribu barel untuk memastikan ketersediaan stok hingga akhir tahun.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa suplai ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga amanah kolaborasi yang diberikan oleh Kementerian ESDM, sekaligus memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga.
“Penyaluran ke Shell Indonesia mempertegas bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya memenuhi kebutuhan BBM di jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/12/2025).
Roberth menjelaskan bahwa khusus untuk Shell Indonesia, pasokan mencapai 100 ribu barel. Jika digabung dengan suplai untuk BP-AKR dan Vivo, totalnya mencapai 430 ribu barel. “Angka ini menunjukkan kapasitas kami dalam menyediakan suplai energi yang kuat, cepat, dan mampu mendukung kebutuhan nasional,” lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses penyediaan pasokan kepada Shell Indonesia dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan menjunjung tinggi prinsip compliance dan tata kelola yang baik dalam skema kerja sama Business to Business (B2B).
Dengan prinsip keterbukaan dan penerapan Good Corporate Governance, Pertamina Patra Niaga bersama Shell Indonesia berkomitmen memastikan ketersediaan BBM, kelancaran distribusi energi, serta mutu pelayanan kepada masyarakat.
Proses kerja sama B2B mencakup penentuan volume berdasarkan kebutuhan pelanggan, tender pemasok dengan prinsip GCG, verifikasi berulang bersama customer, pelaksanaan joint surveyor, hingga mekanisme open book untuk negosiasi komersial. Seluruh tahapan dilakukan hingga proses bongkar diterima oleh badan usaha swasta sebelum disalurkan ke masyarakat.
“Komoditas BBM yang kami suplai ke badan usaha swasta, dalam hal ini Shell Indonesia, telah memenuhi seluruh persyaratan yang mereka ajukan sebagai tindak lanjut atas arahan pemerintah,” jelas Roberth.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan badan usaha swasta menjadi bukti bahwa menjaga ketahanan energi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong, layanan energi diharapkan dapat semakin merata, adil, dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Aceh – Sebuah video mengharukan yang dibagikan oleh akun TikTok @mcwahyulangsa berhasil menyentuh hati banyak warganet. Momen tulus tersebut memperlihatkan seorang pria dengan penuh kasih menggendong ibunya yang sedang mengalami stroke agar dapat menghadiri prosesi pernikahan kakak di atas pelaminan.
Dalam keterangan video sang ibu membutuhkan bantuan untuk bergerak menuju pelaminan. Tanpa ragu, pria yang memakai batik gelap tersebut segera mengangkat ibunya dan memindahkannya dari kursi menuju kursi di pelaminan. Pengantin wanita langsung berbalik menghadap suaminya.
“Seorang anak muda menggendong ibunya yang sedang stroke saat sang kakak menikah menuju ke atas pelaminan, tanpa ragu sebelum sesi foto ia mengangkat ibunya agar sesi foto bersama berjalan dengan baik, sampai akhirnya jam pemuda tersebut lepas dan rusak karena kesangkut baju sang ibunda. Sehat2 Ibu dan sehat2 anak muda keren,” tulis keterangan video.
⛔️BACA CAPTION BENTAR!!!⛔️ GENDONG IBU . Seorang anak muda menggendong ibunya yang sedang stroke saat sang kakak menikah menuju ke atas pelaminan, tanpa ragu sebelum sesi foto ia mengangkat ibunya agar sesi foto bersama berjalan dengan baik, sampai akhirnya jam pemuda tersebut lepas dan rusak karena kesangkut baju sang ibunda. Sehat2 Ibu dan sehat2 anak muda keren . #ibu#sedih#stroke#pemuda#wedding
Video yang diunggah oleh pembawa acara pernikahan ini pun viral, menjadi sorotan atas ketulusan dan bakti seorang anak. Postingan momen haru itu viral ditonton lebih dari 2 juta kali.
“Yang gendong ibu bakal jadi orang sukses,” ujar pengguna TikTok @Ita🥰.
“Salfok sama sikap pengantin wanita🤔,” saut akun @me.
“Tapi pengantin cewek nya kok buang muka atau balik badan gitu🙄ber tanya dengan nada sedih,” timpal akun @Wil.
Wolipop menghubungi pembawa acara yang mengunggah momen haru ini, yaitu Wahyu Qadri, pendiri dan MC dari layanan wedding organizer. Saat dikonfirmasi, Wahyu yang berdomisili di Desa Paya Bujok Seulemak, Kota Langsa, Aceh, menjelaskan bahwa kejadian mengharukan itu adalah salah satu momen di luar ekspektasi yang terekam.
“Yang unik banyak kesan yang didapatkan terutama saat sesi sungkeman dan kejadian-kejadian di luar ekspektasi ada terjadi,” ujar Wahyu.
Wahyu mengungkapkan bahwa inisiatif untuk menggendong sang ibu datang darinya, demi kelancaran sesi foto. “Cuma di sini fokus ke anak muda yang gendong emaknya ke pelaminan untuk sesi foto keluarga inti. Saya sebagai MC menginisiasi untuk anak bungsunya aja yang gendong emaknya ke atas pelaminan,” jelasnya.
Acara pernikahan itu sendiri diselenggarakan pada 20 November 2025 di kediaman pengantin wanita di Desa Paya Bujok Tunong, Langsa. Pasangan pengantin yang berbahagia bernama T. Maulinda dan Heriansyah.
Mengenai reaksinya saat momen itu terjadi, Wahyu tak menampik perasaan haru yang mendalam. “Saat itu sangat sedih ya karena aku yang suruh gendong anaknya dan terlihat para undangan juga lirih saat kondisi dan momen tersebut,” kenangnya.
Lebih lanjut, Wahyu menceritakan kedalaman kasih sayang dalam keluarga tersebut. Pengantin wanita, T. Maulinda, adalah sosok yang selama ini merawat ibunya yang sakit stroke.
“Iya dan pengantinnya adalah yang menjaga ibunya saat sakit stroke itu dan dia juga sangat mencintai ibunya,” kata Wahyu. “Dan sang anak bungsu yang menggendong juga sangat mencintai sang kakak dan sang ibu walaupun dalam kondisi sakit tetap berbakti dalam nuansa bahagia itu,” pungkasnya.
Ilustrasi keuangan publik dan investigasi lembaga antikorupsi. (Pexels)
Kasus OTT Gubernur Riau dan jatah preman kembali mengguncang publik Indonesia. Setiap operasi tangkap tangan menghadirkan pola berulang—terkejut, marah, lalu lupa. Namun kali ini, istilah “jatah preman” menyingkap jaringan kekuasaan yang menembus batas formal birokrasi.
Peristiwa OTT tersebut bukan sekadar berita hukum; ia menguak sisi gelap politik anggaran di daerah — bagaimana praktik informal berkamuflase dalam sistem resmi pemerintahan.
🔎 Mekanisme Bayangan OTT Gubernur Riau
Investigasi lembaga antikorupsi menunjukkan dugaan pemerasan terkait penambahan anggaran proyek. Polanya klasik namun canggih: pembagian persentase, tanda tangan legal, dan justifikasi moral “bagi rezeki”. Di sinilah istilah jatah preman menemukan konteks baru—bukan di jalanan, tetapi di meja rapat.
Ketika budaya informal menyusupi sistem formal, birokrasi tampak bekerja rapi di luar, namun bocor dari dalam.
⚖️ Kekuasaan Sebagai Mata Uang dalam OTT Riau
Biaya politik tinggi menjadikan kekuasaan sebagai alat tukar utama. Dalam setiap OTT Gubernur Riau dan kasus serupa, terlihat bagaimana uang berfungsi bukan hanya untuk proyek, tapi untuk menjaga loyalitas dan posisi. Rantai ini menciptakan ekosistem bayangan yang sulit diurai.
Pejabat memerlukan dana politik,
kontraktor mengincar akses proyek,
“penghubung” menagih jatah.
🛣 Dari Jalanan ke Ruang Rapat
Konsep jatah preman berevolusi: dari pungutan kasar di jalanan menjadi pungutan sistematis di ruang formal. Tekanan dan loyalitas berganti rupa menjadi mekanisme yang diterima sebagai “biaya politik”. Inilah kekerasan struktural baru — halus tapi menjerat.
🔍 Cermin OTT Gubernur Riau bagi Republik
Kasus ini mencerminkan persoalan nasional: korupsi sebagai pola kolektif, bukan sekadar perilaku individu. Reformasi birokrasi masih gagal menyentuh budaya informal yang melandasinya. Selama politik patronase tetap dominan, siklus jatah preman akan berulang di daerah lain.
🛠 Dari OTT ke Opsi Perubahan Sistemik
Menangkap pelaku hanyalah langkah awal. Untuk memutus rantai, diperlukan transparansi anggaran digital, audit independen, dan pembatasan biaya kampanye. Publik perlu berani menolak narasi bahwa “jatah” adalah bagian wajar dari kekuasaan.