Categories
Business
Kantor Pemkot Jakarta Selatan Kebakaran

Kantor Pemkot Jakarta Selatan Kebakaran

Ilustrasi : Kebakaran Kantor Pemkot Jakarta Selatan

Peristiwa kebakaran terjadi di Kantor Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Kejadian ini langsung menjadi perhatian warga. Api terlihat membakar salah satu bagian gedung. Asap hitam membumbung tinggi ke udara. Banyak pegawai dan warga sekitar panik.

Kebakaran ini terjadi pada jam kerja. Aktivitas kantor langsung dihentikan. Semua orang diminta keluar gedung. Petugas keamanan bergerak cepat. Mereka memastikan tidak ada yang terjebak.

Kronologi Kejadian Kebakaran

Menurut informasi awal, api pertama kali terlihat dari salah satu ruangan. Ruangan tersebut berada di bagian gedung utama. Api cepat membesar. Material kantor mudah terbakar. Hal ini membuat api sulit dikendalikan.

Beberapa pegawai melihat asap lebih dulu. Mereka langsung melapor ke petugas. Alarm kebakaran kemudian berbunyi. Pegawai segera keluar gedung dengan tertib. Tidak ada dorong-dorongan. Proses evakuasi berjalan lancar.

Dalam waktu singkat, pemadam kebakaran tiba. Mobil pemadam datang lebih dari satu unit. Petugas langsung menyemprotkan air. Api akhirnya bisa dikendalikan. Proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih diselidiki. Petugas belum memberikan kesimpulan resmi. Namun, dugaan awal mengarah ke masalah listrik. Korsleting sering menjadi penyebab kebakaran gedung.

Tim terkait akan memeriksa lokasi kejadian. Mereka mengecek instalasi listrik. Mereka juga memeriksa sisa material terbakar. Hasil penyelidikan akan diumumkan kemudian.

Dampak Kebakaran bagi Pelayanan Publik

Kebakaran ini berdampak pada pelayanan masyarakat. Beberapa layanan dihentikan sementara. Warga diminta menunda pengurusan administrasi. Hal ini dilakukan demi keselamatan bersama.

Namun, pihak Pemkot memastikan layanan penting tetap berjalan. Sebagian layanan dialihkan ke lokasi lain. Pelayanan online tetap bisa diakses. Warga diimbau tetap tenang.

Tidak Ada Korban Jiwa

Kabar baik datang dari peristiwa ini. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran. Semua pegawai berhasil dievakuasi. Tidak ada laporan luka berat.

Beberapa orang sempat mengalami sesak napas. Hal ini akibat menghirup asap. Mereka langsung mendapat pertolongan. Kondisi mereka kini sudah membaik.

Langkah Penanganan Pasca Kebakaran

Setelah api padam, petugas melakukan pendinginan. Langkah ini penting agar api tidak muncul kembali. Area gedung dipasangi garis pembatas. Warga tidak boleh mendekat.

Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga melakukan evaluasi. Keamanan gedung akan ditingkatkan. Sistem kelistrikan akan diperiksa ulang. Alat pemadam api akan ditambah.

Imbauan untuk Masyarakat

Pihak Pemkot mengimbau masyarakat tetap tenang. Warga diminta mengikuti informasi resmi. Jangan percaya kabar yang tidak jelas. Informasi akan disampaikan secara bertahap.

Masyarakat juga diingatkan tentang pentingnya keselamatan. Kebakaran bisa terjadi kapan saja. Pencegahan sangat penting. Perawatan listrik harus rutin dilakukan.

Kondisi Gedung Saat Ini

Saat ini, kondisi gedung masih dalam pemeriksaan. Beberapa bagian mengalami kerusakan. Namun, struktur utama dinilai masih aman. Petugas ahli sedang melakukan penilaian.

Jika gedung dinyatakan aman, aktivitas akan kembali normal. Namun jika tidak, kantor akan dipindahkan sementara. Keputusan akan diambil secepatnya.

Kesimpulan

Kebakaran Kantor Pemkot Jakarta Selatan menjadi pelajaran penting. Keselamatan harus selalu diutamakan. Respons cepat petugas patut diapresiasi. Tidak adanya korban jiwa adalah hal yang paling penting.

Pemerintah berjanji meningkatkan keamanan gedung. Masyarakat diharapkan tetap waspada. Semoga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Baca juga: Berita Jakarta Terbaru | Kumpulan Berita Kebakaran | Berita Nasional Hari Ini

Categories
Business

Kecelakaan Bus Maut di Jawa Tengah

Tragis! Sebuah bus penumpang yang melaju dari Jakarta menuju Yogyakarta kecelakaan dan menabrak pembatas jalan di Semarang, Jawa Tengah. Setidaknya 16 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka, dengan beberapa dalam kondisi kritis. Tim penyelamat terus melakukan evakuasi dan investigasi kondisi sopir termasuk tes untuk zat terlarang.

Kronologi Singkat Kecelakaan
Lokasi dan Waktu:
Insiden terjadi dini hari di simpang susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Senin, 22 Desember 2025 sekitar pukul 00.30 WIB.

Bus yang Terlibat:
Kecelakaan melibatkan sebuah bus antarkota PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV yang melaju dari Jatiasih (Jakarta) menuju Yogyakarta.

Penyebab Awal:
Bus diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan kehilangan kendali saat memasuki jalan tikungan di exit tol, sehingga menabrak pembatas jalan dan terguling.

Korban & Dampak
Korban Jiwa:

Setidaknya 16 orang tewas akibat kecelakaan ini, termasuk yang meninggal di lokasi maupun selama perawatan rumah sakit.

Korban Luka-luka:
Sekitar 18–19 penumpang luka-luka, beberapa di antaranya dalam kondisi kritis dan serius.

Penanganan:
Tim SAR, polisi, dan ambulans dikerahkan untuk evakuasi korban. Korban luka dirawat di beberapa rumah sakit di Semarang seperti Dr. Kariadi dan Columbia Asia.

Penyelidikan & Tanggapan
Sopir Diperiksa:

Polisi sedang memeriksa sopir bus (pengemudi cadangan) yang luka dan mampu berkomunikasi untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk tes untuk narkoba atau zat terlarang.

Kemenhub & Kelaikan Jalan:
Kementerian Perhubungan menyatakan kecelakaan terjadi pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ada juga laporan bahwa bus tersebut dikategorikan tidak layak jalan, yang menjadi bagian dari penyelidikan lebih lanjut.

Fakta Tambahan
Jumlah Penumpang:
Bus mengangkut ** sekitar 33–34 penumpang** saat kejadian.
📍 Jenis Kecelakaan: kecelakaan tunggal (tidak melibatkan kendaraan lain).

Kesimpulan:
Kecelakaan bus di Tol Krapyak, Semarang ini merupakan salah satu tragedi lalu lintas paling mematikan di akhir tahun 2025 dengan puluhan korban jiwa dan luka. Pihak berwenang terus menyelidiki penyebabnya, termasuk dugaan kecepatan tinggi dan kelaikan bus, untuk mencegah kejadian serupa.

Categories
Business

Viral Teriakan dari Mobil Boks di Jambi Dikaitkan TPPO, Begini Faktanya

Viral Teriakan dari Mobil Boks di Jambi Dikaitkan TPPO, Begini Faktanya

Jakarta – Rekaman video dengan teriakan meminta tolong dari dalam mobil boks yang terparkir di exit Tol Sebapo, Muaro Jambi, Jambi, viral. Video itu dianarasikan bahwa ada dugaan perdagangan orang.


Selasa (16/12/2025), terlihat perekam video menampilkan mobil boks yang terparkir dan menyebut ada teriakan seseorang dari dalam mobil. Tak lama, terdengar suara seseorang menggedor dari dalam mobil boks tersebut.

“Ada orang dalam mobil boks ini minta keluar, jerit-jerit minta keluar. Ini lagi di pinggir jalan tol,” kata perekam video.

Kapolsek Mestong Iptu Hengky Lesmana membenarkan peristiwa tersebut. Namun dia membantah bahwa ada perdagangan orang.

Dia mengatakan kejadian itu terjadi pada Sabtu (13/12/2025) di exit Tol Sebapo. Pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.

“Kejadiannya, Sabtu 13 Desember, jam 04.00 WIB. Diviralkan, 14 Desember, pukul 24.00 WIB,” kata Hengky.

Dia menuturkan peristiwa itu merupakan percekcokan antara sopir dan kernet. Hengky menyebut dari cekcok itu, kernet memang sempat mengunci sopir di dalam boks mobil, sehingga meminta pertolongan.

“Intinya viral di TikTok bukan indikasi perdagangan manusia tapi hanya cekcok perselisihan antara sopir dan kernet mobil termor alias mobil buah,” kata Hengky.

Usai kejadian itu, kernet telah bersedia membukakan pintu boks. Keduanya lalu jalan berpisah. Dia tak menjelaskan apa permasalahan antara sopir dan kernet mobil boks tersebut.

“Untuk sopir telah dibukakan pintu oleh kernetnya, lalu sopir dan kernet tersebut memisahkan diri dengan jalannya masing-masing demikian,” jelas Hengky.

Categories
Business

Pertamina Mengirim 100 Ribu Barel BBM untuk SPBU Shell

JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga resmi menyalurkan pasokan BBM ke jaringan SPBU swasta seperti BP-AKR, Vivo, dan Shell. Total BBM yang dikirim mencapai 430 ribu barel untuk memastikan ketersediaan stok hingga akhir tahun.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa suplai ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga amanah kolaborasi yang diberikan oleh Kementerian ESDM, sekaligus memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga.

“Penyaluran ke Shell Indonesia mempertegas bahwa Pertamina Patra Niaga tidak hanya memenuhi kebutuhan BBM di jaringan SPBU Pertamina, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi operator SPBU swasta,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/12/2025).

Roberth menjelaskan bahwa khusus untuk Shell Indonesia, pasokan mencapai 100 ribu barel. Jika digabung dengan suplai untuk BP-AKR dan Vivo, totalnya mencapai 430 ribu barel. “Angka ini menunjukkan kapasitas kami dalam menyediakan suplai energi yang kuat, cepat, dan mampu mendukung kebutuhan nasional,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh proses penyediaan pasokan kepada Shell Indonesia dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, dengan menjunjung tinggi prinsip compliance dan tata kelola yang baik dalam skema kerja sama Business to Business (B2B).

Dengan prinsip keterbukaan dan penerapan Good Corporate Governance, Pertamina Patra Niaga bersama Shell Indonesia berkomitmen memastikan ketersediaan BBM, kelancaran distribusi energi, serta mutu pelayanan kepada masyarakat.

Proses kerja sama B2B mencakup penentuan volume berdasarkan kebutuhan pelanggan, tender pemasok dengan prinsip GCG, verifikasi berulang bersama customer, pelaksanaan joint surveyor, hingga mekanisme open book untuk negosiasi komersial. Seluruh tahapan dilakukan hingga proses bongkar diterima oleh badan usaha swasta sebelum disalurkan ke masyarakat.

“Komoditas BBM yang kami suplai ke badan usaha swasta, dalam hal ini Shell Indonesia, telah memenuhi seluruh persyaratan yang mereka ajukan sebagai tindak lanjut atas arahan pemerintah,” jelas Roberth.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga dan badan usaha swasta menjadi bukti bahwa menjaga ketahanan energi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong, layanan energi diharapkan dapat semakin merata, adil, dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

#PEDRO4D